menu
Search !
read this !
-
jika anda gemar membaca / berlangganan koran kompas setiap hari , tentu aneh jika anda tidak mengenal komik ...
-
Buat yang bisa baca partitur Gitar klasik , gue dapet dua partitur lagu Bubuy Bulan dan Becak Fantasy , arransemen : Jubing Kristianto . sil...
-
ini harga gitar klasik yamaha , mohon maaf bila harganya berbeda , karena harga gitar dapat turun atau naik dengan Cepat. 1. Gitar Kl...
-
Tahukah anda apa Buah Partenokarpi ? Partenokarpi adalah buah tanpa biji . jika anda penasaran , saya akan membahasnya . Pada jenis t...
-
Jika anda bertanya - tanya , Gedung tertinggi di dunia , tentu saja dan pastinya tidak ada di negara kita ini . gedung tertinggi di dunia ad...
RM. Saung Mirah Cibiuk
Posted on | Minggu, 22 Agustus 2010 | No Comments
RM. Saung Mirah Cibiuk
Address : Jl. Pangrango no. 32 Bogor Telp : (0251) 8327675

Rumah Makan Cibiuk dapat kita temukan di berbagai kota di Jawa Barat, misalnya di Garut dan Bandung. Di Bogor sendiri, Cibiuk baru saja pindah lokasi, karena lokasinya yang lama di Jl. Pajajaran sudah ditempati oleh resto waralaba termahsyur. Tampaknya modal dari "penggusuran" tersebut digunakan Cibiuk untuk membangun tempat makan yang lebih besar di Jl. Pangrango, sekitar 100m dari tempatnya yang lama, dan berkolaborasi dengan Saung Mirah, lahirlah Saung Mirah Cibiuk. Rumah Makan ini mengandalkan kehebatan sambalnya, sambal cibiuk yang memang nendang rasanya. Di depan, kita bisa mengambil lalapan dan sambal sesuka kita. Lalapan terpisah dua, lalapan mentah dan matang. Untuk lalapan mentah kita bisa mengambil daun poh-pohan, terong bulat, timun (bonteng) dan lain-lain, sedangkan untuk lalapan matang tersedia paria, wortel, walih dan lain-lain. Sambalnya pun ada 4 macam: sambal terasi, sambal oncom, sambal kecap dan sambal acar. Favorit saya: sambal oncom, gak terlalu pedas dan agak manis, pas banget deh. Nah, setelah sambal dan lalapannya, apa lagi yang bisa kita nikmati di tempat makan ini?
Gurame Bakar Cobek, seharusnya ini menjadi favorit saya. Gurame yang dibakar, disajikan di atas hot plate dengan "topping" sambal oncom yang khas dengan sedikit taburan daun kemangi. Tapi saya agak sedikit kecewa, bumbu oncomnya terasa kasar, masih terdapat kacang kedelainya tidak hancur sehingga sedikit mengganggu, berbeda dengan ketika waktu saya makan di Cibiuk Garut. Tapi masih lumayan lah, karena emang bumbunya ini cukup menggugah selera saya. Harga: Rp. 39.500 (kecil), Rp. 45.500 (sedang), dan Rp. 57.000 (besar)
Ayam Cobek, ayam goreng atau ayam bakar yang diberi bumbu oncom, sama seperti gurame cobek. Kalau saja bumbu oncomnya bisa lebih halus, menu yang satu ini bisa jadi juara. Rasanya pas dengan lidah saya. Harga : Rp. 11.000/potong
Nasi Bakar Pulen, nasi santan yang diberi bumbu rempah-rempah, dibungkus dengan daun pisang dan dibakar. Mirip dengan nasi liwet tapi dengan tampilan yang berbeda, kita juga bisa menemukan daun kemangi, potongan cabe hijau dan bawang goreng di dalam nasi ini. Gak salah disebut Nasi pulen karena memang bener-bener pulen dan gurihnya menggigit. Harga: Rp. 8.000,-
Karedok, makanan yang hampir selalu saya pesan di rumah makan sunda. Potongan sayuran mentah yang diaduk dengan bumbu kacang manis. Disajikan dengan emping. Rasa karedok yang ini lumayan, tidak terlalu special tapi tidak juga mengecewakan, enak. Harga: Rp.9.500
Juice Kelapa Muda, saya pesan untuk minumnya. Daripada sekedar memesan es kelapa muda, saya memilih opsi juice-nya. Rasa segarnya tuntas, dengan sedikit butiran daging kelapa yang masih tersisa, pas banget untuk menutup makan siang saya kali ini. Harga: Rp.9.500
Semua harga diatas belum termasuk pajak 10%. Sayang seribu sayang, makan siang kami kali ini terganggu dengan nasi putihnya, keras bo... masaknya kurang air, jauh dari pulen. Terus terang ini jadi mengurangi semua cita rasa lauk pauknya. Mudah-mudahan ini hanya kebetulan saja dan tidak terulang di lain waktu.
Oh ya, ada cara unik yang suka saya dapat dari internet, untuk menikmati sambal oncom: ambil selembar daun pohpohan, pilih yang agak besar. Kemudian letakkan sambal oncom di atas daunnya, lalu gulung. Gigit dan nikmati sensasi sambal oncom dengan cara yang berbeda. Selamat mencoba...
Gurame Bakar Cobek, seharusnya ini menjadi favorit saya. Gurame yang dibakar, disajikan di atas hot plate dengan "topping" sambal oncom yang khas dengan sedikit taburan daun kemangi. Tapi saya agak sedikit kecewa, bumbu oncomnya terasa kasar, masih terdapat kacang kedelainya tidak hancur sehingga sedikit mengganggu, berbeda dengan ketika waktu saya makan di Cibiuk Garut. Tapi masih lumayan lah, karena emang bumbunya ini cukup menggugah selera saya. Harga: Rp. 39.500 (kecil), Rp. 45.500 (sedang), dan Rp. 57.000 (besar)
Ayam Cobek, ayam goreng atau ayam bakar yang diberi bumbu oncom, sama seperti gurame cobek. Kalau saja bumbu oncomnya bisa lebih halus, menu yang satu ini bisa jadi juara. Rasanya pas dengan lidah saya. Harga : Rp. 11.000/potong
Nasi Bakar Pulen, nasi santan yang diberi bumbu rempah-rempah, dibungkus dengan daun pisang dan dibakar. Mirip dengan nasi liwet tapi dengan tampilan yang berbeda, kita juga bisa menemukan daun kemangi, potongan cabe hijau dan bawang goreng di dalam nasi ini. Gak salah disebut Nasi pulen karena memang bener-bener pulen dan gurihnya menggigit. Harga: Rp. 8.000,-
Karedok, makanan yang hampir selalu saya pesan di rumah makan sunda. Potongan sayuran mentah yang diaduk dengan bumbu kacang manis. Disajikan dengan emping. Rasa karedok yang ini lumayan, tidak terlalu special tapi tidak juga mengecewakan, enak. Harga: Rp.9.500
Juice Kelapa Muda, saya pesan untuk minumnya. Daripada sekedar memesan es kelapa muda, saya memilih opsi juice-nya. Rasa segarnya tuntas, dengan sedikit butiran daging kelapa yang masih tersisa, pas banget untuk menutup makan siang saya kali ini. Harga: Rp.9.500Semua harga diatas belum termasuk pajak 10%. Sayang seribu sayang, makan siang kami kali ini terganggu dengan nasi putihnya, keras bo... masaknya kurang air, jauh dari pulen. Terus terang ini jadi mengurangi semua cita rasa lauk pauknya. Mudah-mudahan ini hanya kebetulan saja dan tidak terulang di lain waktu.
Oh ya, ada cara unik yang suka saya dapat dari internet, untuk menikmati sambal oncom: ambil selembar daun pohpohan, pilih yang agak besar. Kemudian letakkan sambal oncom di atas daunnya, lalu gulung. Gigit dan nikmati sensasi sambal oncom dengan cara yang berbeda. Selamat mencoba...
Category:
Kuliner
Comments
Categories
- All About Guitar Classic (5)
- Antivirus (30)
- Biografi (NEW) (1)
- Film (3)
- Game (39)
- Gaul (9)
- Kehidupan Manusia (22)
- Kuliner (12)
- Musik Indonesia (1)
- News (12)
- Religi (4)
- Sejarah (2)
- Software (20)
- Song Lyrics (13)
- Tips dan saran (7)
- Video (8)
in facebook
Mengenai Saya
- Fana Insanu
- nama lengkap Fana mustika Insanu , dipanggil Innu . lahir di Jakarta 18 agustus . sekolah di Smpn 2 Bogor .




Leave a Reply